Tata Kelola Perusahaan

Tata Kelola Perusahaan

PT Jakarta Propertindo telah memasuki usia ke-16 sebagai sebuah korporasi yang saat ini bergerak di berbagai bidang lintas sektoral mulai dari infrastruktur, properti dan utilitas, serta senantiasa dipercaya sebagai mitra strategis dan terbaik oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang merupakan pemilik saham untuk menjalankan program kerja yang berkaitan dengan kepentingan publik khususnya masyarakat DKI Jakarta, maka sudah selayaknya PT Jakarta Propertindo juga bertransformasi dengan menjadi sebuah Perusahaan yang lebih transparan, akuntabel, profesional, bertanggung jawab, visioner dan menjunjung tinggi nilai-nilai dan etika. Memperhatikan hal tersebut, PT Jakarta Propertindo dalam menjalankan usahanya selalu mengacu sesuai kaidah Good Corporate Governance (GCG).

Pedoman Good Corporate Governance adalah sebuah pedoman untuk menjaga seluruh tata kelola pengelolaan Perusahaan menjadi lebih baik. Pedoman ini tidak hanya akan menghasilkan keputusan yang tepat yang akan dijalankan oleh Perusahaan melainkan juga akan menjaga proses-proses pengambilan keputusan dengan lebih amanah dan berhati-hati dalam pengambilan keputusan dengan senantiasa mempertimbangkan keseimbangan pemenuhan kepentingan seluruh stakeholders yang ada di Perusahaan.

PT Jakarta Propertindo dalam pengejawantahan pedoman Good Corporate Governance ini selalu menginduk kepada Keputusan  Gubernur DKI Jakarta Nomor 96  Tahun 2004 tentang Penerapan Praktik Good Corporate Governance Pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Lingkungan Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Pada perjalananya, diharapkan pedoman ini akan menjadi sebuah arahan yang akan mengakselerasi Perusahaan untuk menggapai cita-cita yang diinginkan, bisnis yang dijalankan dan pengabdian yang dilakukan dengan tetap mempertahankan tata kelola Perusahaan yang baik.

Tahun ini dan tahun-tahun mendatang PT Jakarta Propertindo menghadapi tantangan bisnis yang tidak akan mudah. Di tengah persaingan usaha dan kondisi ekonomi global dan nasional yang turut mempengaruhi iklim bisnis, maka salah satu cara untuk menghadapinya adalah dengan mensinergikan potensi dan kompetensi internal Perusahaan itu sendiri salah satunya adalah mensinergikan kerja-kerja antara Dewan Komisaris dan Direksi yang bisa dikatakan sebagai nahkoda Perusahaan ini.

Sinergi tersebut harus diatur dalam “rules of the game” yang jelas sehingga tercipta sinergi kerja yang optimal. Aturan main itu kami terjemahkan ke dalam Board Manual Hubungan Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi PT Jakarta Propertindo. PT Jakarta Propertindo dalam pengejawantahan Board Manual ini menginduk kepada Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 96 Tahun 2004 tentang Penerapan Praktik Good Corporate Governance  Pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Lingkungan Pemerintah Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dan ketentuan-ketentuan lainnya yang berlaku.

Pada perjalanannya, diharapkan pedoman ini akan semakin menyinergikan peran-peran Dewan Komisaris dan Direksi sehingga akan menjadi sebuah energi besar yang akan mengakselerasi Perusahaan untuk menggapai cita-cita yang diinginkan, bisnis yang dijalankan dan pengabdian yang dilakukan dengan tetap mempertahankan tata kelola Perusahaan yang baik.

***