Jakpro Siap Wujudkan Infrastruktur Megapolitan Jakarta

NEWS

Jakpro Siap Wujudkan Infrastruktur Megapolitan Jakarta

Perusahaan siap mewujudkan visi dan misi serta menjalankan tugas yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta khususnya dalam pelaksanaan penyediaan properti, infrastruktur dan utilitas.

JAKARTA, Maret 2016 – Sebagai BUMD, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) memiliki visi yang memberikan kontribusi terhadap pembangunan dan pengembangan infrastruktur di DKI Jakarta. Seperti layaknya BUMD lainnya, kini Jakpro telah diberikan amanah melakukan banyak proyek yang dapat mendukung visi dan misi Pemprov DKI Jakarta sebagai pemegang sahamnya. Pengembangan usaha ini tidak terlepas dari peran serta manajemen yang berencana untuk membawa PT Jakarta Propertindo menuju go public (perusahaan terbuka).

Selama tahun 2015, Jakpro telah diamanahkan untuk melakukan kegiatan usaha dalam bidang properti, infrastruktur dan utilitas (gas) sebagaimana rencana yang tertuang dalam RKAP (Rencana Kerja Anggaran Perusahaan) 2015, baik kegiatan penugasan maupun kegiatan komersial lainnya telah dilakukan selama tahun 2015.

Salah satu bidang sekaligus merupakan core business dari PT Jakarta Propertindo adalah bidang properti. Perseroan memiliki beberapa aset yang telah dikelola dari tahun-tahun sebelumnya dan telah memberikan kontribusi sebagai pendapatan recurring income bagi perseroan.

Kegiatan usaha dalam bidang properti antara lain; Mal Pluit Junction, Apartemen De Paradiso berkolaborasi bersama Hotel Aston Pluit, Fave Hotel, merupakan pengelolaan aset-aset properti untuk recurring income. Belum lama ini, dengan penambahan fasilitas ballroom di Hotel Aston telah berkontribusi menambah pendapatan bagi Jakpro.Rencananya akan membangun properti konsep mixed use bersinergi antara BUMD dan BUMN, membangun Jakpro Tower.

Sebagai wujud nyata kiprahnya di bidang infrastruktur, meliputi pengusahaan melalui penyertaan pembangunan Jalan Tol atau juga pembangunan dan pengelolaan Telekomunikasi, Informasi dan Komunikasi (TIK).

Beberapa kegiatan yang terlaksana oleh Jakpro dan anak usahanya antara lain; Jalan Tol JORR ruas W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami) yang saat ini telah beroperasi. Begitupun ikut serta dalam proyek Jalan Tol Akses Tanjung Priok.

Di bidang utilitas, meliputi pengusahaan terkait dengan penyediaan dan pengelolaan air, pengelolaan energy, yakni pendiriain SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas), pengelolaan air bersih, dan rencana pembangunan tempat pengolahan sampah atau Intermediate Treatment Facilities (ITF) dan PLTS.

Kegiatan yang terlaksana antara lain; pembangunan SPBG di wilayah DKI Jakarta, yang merupakan penugasan dari Pemprov DKI Jakarta untuk penyediaan Gas bagi transportasi TransJakarta, SPBG yang sudah ada, Hek Kramajati, Kampung Rambutan, SPBG/SPBU Mampang, Tanah Merdeka, Waduk Pluit, dan rencana SPBG Harmoni.

Demikian pula pembangunan Water Treatment Plant (WTP) di beberapa tempat. Saat ini, proyek tersebut dalam proses kajian yang lebih mendalam terhadap rencana pengembangan pembangunan WTP Waduk Pluit penambahan kapasitas dan Hutan Kota/BKB bekerjasama dengan PDAM DKI Jakarta.

Demikian pula rencana Pembangunan Fasilitas ITF di lokasi Cakung-Cilincing yang saat ini telah dilakukan kajian dan pemilihan Mitra Strategis sekaligus kontraktor.

Penugasan Pemerintah

Beberapa kegiatan yang bersifat penugasan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, antara lain

Proyek Light Rail Transit /LRT, Velodrome, serta Equestrian terkait pelaksanaan Asian Games 2018. Proyek penugasan tersebut, telah berjalan memasuki tahap persiapan lelang, dan khususnya Velodrome ditargetkan April 2016 nanti ground breaking.

Berapa kegiatan lainnya yang merupakan pengembangan usaha Jakpro dan anak usahanya, dengan kegiatan antara lain; pembelian saham milik pemegang saham minoritas PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai bentuk amanah Jakpro untuk penyediaan katahanan pangan di wilayah DKI Jakarta.Begitupun, kegiatan jasa konsultan perencanaan dan tata kota dengan beberapa kegiatan yang mendukung kegiatan Jakpro Group secara keseluruhan.

Tentang PT Jakarta Propertindo:

Jakarta Propertindo (Jakpro) berdiri berawal dari Pluit, Jakarta Utara. Perusahaan properti dan infrastruktur milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini awalnya sebuah Badan Pengelola Lingkungan (BPL) yang didirikan pada 1960 dengan tanggung jawab mengelola kawasan Pluit.

Pada September 1997 didirikan PT. Pembangunan Pluit Jaya dengan limpahan aset dari eks BPL Pluit. Kemudian setelah merger dengan PT. Pembangunan Pantai Utara Jakarta, PT. Pembangunan Pluit Jaya berubah menjadi PT. Jakarta Propertindo pada 15 Desember 2000 sebagai sub-holding bagi Badan Usaha Milik Daerah bidang properti milik Pemerintah DKI Jakarta.

Jakarta Propertindo telah membukukan portofolio cemerlang seperti pengembangan kawasan modern Pluit, kawasan terpadu Pulo Mas, reklamasi pantai, pembangunan gedung perkantoran, hunian, pusat perbelanjaan, dan berbagai fasilitas publik lain.

Dalam perjalanannya Jakarta Propertindo tak hanya membidangi sektor properti, namun merambah ke sektor infrastruktur sejak 2005. Proyek-proyek yang digarap meluas pada pembangunan jalan tol, waduk, dan prasarana infrastruktur lain. Akhirnya pada 2013 fokus garapan perusahaan dibagi menjadi tiga sub holdings yakni properti, infrastruktur, dan utilitas.

———————————