Jajaran Direksi

Jajaran Direksi

DWI W D Dirut

Dwi Wahyu Daryoto, Ak.,MSi.

Direktur Utama

Pria kelahiran Mojokerto, Jawa Timur ini mengawali kariernya di salah satu lembaga pemerintah, dengan berbekal ilmu akuntansi yang diperoleh dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Tidak berselang lama, dia memilih berkarir menjadi konsultan keuangan ternama di Partner Price Waterhouse Coopers (PwC). Pria yang memiliki anak dua ini, menjalankan profesi sebagai konsultan keuangan lumayan lama antara tahun 1998 hingga 2014.

Tidak hanya berkutat di bidang keuangan, dalam mengisi karirnya, Dwi yang tinggal di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan ini, terpilih menjadi Komisaris Utama di beberapa perusahaan  grup PT Pertamina, salah satunya di PT Patra Jasa antara tahun 2015- 2018. Pada tahun 2017-2018, pria yang gemar berolahraga ini, ditunjuk di beberapa posisi direksi PT Pertamina, salah satunya sebagai Direktur Manajemen Aset PT Pertamina (Persero). Dari tahun 2015 hingga sekarang ini, pria yang akrab dipanggil Pak Dwi ini juga masih menduduki jabatan Dewan Pangawasan Yayasan Kesehatan PT Pertamina (Persero).

Di dalam berorganisasi, laki-laki kelahiran Desember, 1963 ini, aktif menyumbangkan pemikiran dan pengabdian pada gerakan lingkungan dan edukasi. Disela-sela kesibukannya, juga masih menyempatkan diri untuk mengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Putra dari daerah Trowulan, Mojokerto ini, selama menjalankan karirnya mendapatkan beberapa penghargaan, diantaranya Asia Best Companies To Work for In Asia Tahun 2016 serta APQ Award Gold Medal 2016.


Hanied Ari S

M Hanief  Arie  Setyanto, S.E.,MM.

Direktur Pengembangan Bisnis

Pria yang berprofesi akuntan ini, mengenyam pendidikan akuntasi antara tahun  1987-1990 dengan menamatkan sekolah akuntan di Sekolah Tingggi  Akuntansi Negara (STAN). Setelah menyelesaikan program D-IV, pada tahun 1996, pria yang lahir di Kota Jakarta ini, melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Indonesia dengan konsentrasi pada bidang yang sama yakni akuntansi.

Hanief pernah menjabat sebagai pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), pada 1996 hingga 2015 sebagai Direktur Eksekutif. Sebagai pengurus, ia mampu membangun organisasi profesi dengan pilar utama berupa pengelolaan keanggotaan, pendidikan profesi, sertifikasi, dan standard setting.Akhirnya, IAI mencapai kemandarian keuangan pada tahun 2000 dan mengembangkan strategi penguatan IAI wilayah.

Dalam masa pengurusan dirinya, Hanief mampu menginisiasikan Annual Report Award (ARA) dengan bekerjasama dengan beberapa lembaga yakni, Bapepam yang kini OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Ditjen Pajak, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia dan Komite Nasional Kebijakan Governance pada tahun 1998.

Hanief juga terlibat dalam beberapa kegiatan seperti likuidasi Badan Rehabilitas dan Rekonstruksi Aceh-Nias, antara tahun 2005 hingga 2009. Kemudian pada tahun 1999, Hanief terjun dalam kegiatan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-4) bergerak di Deputi II bidang Pemantauan Prioritas Pembangunan dan Hubungan Kelembagaan.

Selanjutnya, sejak Januari 2015, mengabdi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai Wakil Ketua Unit Pengendali Kinerja hingga 2016 dan ditunjuk sebagai Kepala Unit Pengendali Kinerja (UPK). Ia menggeluti bidang Pengendalian Kinerja sebagai Kepala Unit Pengendali Kinerja (UPK), di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).


Wahyu Afandi Harun wb

Wahyu Afandi Harun, S.T.,MBA.

Direktur Operasi

Lahir di Jakarta, tahun 1972 dan menjabat sebagai Direktur Operasi PT Jakarta Propertindo sejak Juni 2015.

Pengalaman manajerial diawali sebagai Area Manager pada PT Bank Central Asia antara 1997 – 2000, dilanjutkan sebaagai Assistant Vice President (AVP) di BPPN antara tahun 2000 hingga Februari 2004, menjabat Senior Vice President (VP) Risk management PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) antara tahun 2004 – 2008, sebagai Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja PT Bali Nirwana Resort pada tahun 2007 dan menjabat Direktur Utama PT Karaba Digdaya  antara tahun 2008 hingga Juni 2015.

Lulusan Sarjana Tehnik Kelistrikan Universitas Trisakti pada tahun 1995, dan melanjutkan Master of Business Administration di Cleveland State University, USA tahun 1997.


Yuliantina Wangsa

Yuliantina  Wangsawiguna, S.E.,MM.

Direktur Keuangan

Wanita karier ini memulai pekerjaannya sebagai konsultan keuangan di Arthur Andersen-Prasetio, Utomo & Co (sekarang Ernst & Young) di bagian Audit & Business Advisory Division pada tahun 1997 silam. Beberapa perusahaan telah ditapakinya selama berkarier yakni PT Ariawest International, PT Mitran Investindo Tbk, dan selanjutnya sebagai Chief Financial Officer di PT Agro Maju Raya Group dan  PT Sinar Mentari Prima. Kemudian, bergabung di Saratoga Asia Fund II dan III –Private Equity dan PT Saratoga Investama Sedaya antara tahun 2008 -2018.

Mojang Priangan, yang lahir Juli 1974 ini, memulai kariernya dengan bekal pendidikan dari Universitas Parahyangan, Bandung dengan memasuki bangku kuliah antara tahun 1992-1997. Perempuan yang karuniai dua anak ini, sekarang sedang melanjutkan Magister Manajemen di sekolah bisnis Prasetya Mulya, Jakarta. Selain itu, semasa kariernya, wanita ini juga mengeyam berbagai pelatihan bidang keuangan dari lembaga pendidikan ternama, dan juga tengah menuntaskan Certified Financial Analyst (CFA).

Dalam kariernya, Yuliantina telah meraih prestasi kerja, seperti keberhasilannya dalam menyelesaikan persoalan melalui manajemen konflik antara para pemegang saham dan partner, dan resolusi dispute dengan pihak ketiga melalui BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia). Berbagai perbaikan operasional di perusahaan sebelumnya seperti penerapan sistem keuangan modern Enterprise Resource Planning (ERP) pada perusahaan kilang minyak dan perkebunan Kelapa Sawit, Implementasi ISO, Manajemen Risiko, mewujudkan perseroan untuk penerbitan obligasi dan atau kesiapan IPO dan lainnya.

Demikian juga, Yuliantina, berhasil dalam mewujudkan fund raising untuk berbagai bank lokal maupun internasional. Dia juga aktif, dalam berbagai investasi dan akuisisi dari berbagai industri seperti di kilang minyak, shipping (pelayaran), kebun kelapa sawit, pertambangan, telekomunikasi dan consumer-based.

Sumber: Dokumen Keputusan Para Pemegang Saham diluar Rapat PT Jakarta Propertindo tentang Perubahan Susunan Anggota Direksi, tanggal, 21 Agustus 2018.