Water Treatment Plant (WTP) Waduk Pluit

WTP-wadukpluit

Water Treatment Plant (WTP) Waduk Pluit

PT Jakarta Propertindo membangun Water Treatment Plant (WTP)  dengan kapasitas 50.000 meter kubik air bersih untuk per harinya. Sumber air baku berasal dari Banjir Kanal Barat dan  Waduk Pluit.

Saat ini, Jakarta baru memiliki satu instalasi WTP yakni Rivers Osmosis, yang dimiliki Pembangunan Jaya Ancol. WTP ini hanya mampu menghasilkan 5.000 meter kubik per hari, air itu dan hanya diperuntukkan bagi kawasan wisata Ancol.

WTP Pluit akan mengaplikasikan teknologi filterisasi yang sudah digunakan di berbagai negara, misalnya Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Korea.

Produksi pengolahan air minum ini diutamakan bagi distribusi wilayah utara Jakarta, khususnya di bagian barat.Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi penghuni Rusunawa Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, PAM Jaya juga membangun penampungan air atau tandon di tepi Waduk Pluit.
Pembanggunan tandon ini dilakukan lantaran pasokan air bersih dari Waduk Pluit melalui water treatment plant (WTP) atau instalasi pengolahan air bersih ke Rusunawa Muara Baru sangat minim. Hal ini kerap dikeluhkan penghuni yang mayoritas eks warga Waduk Pluit dan bantaran kali.

Dalam distribusi ini, PT Jakpro bekerjasama dengan  PAM Jaya. Pembangunan WTP itu dimulai pada awal 2014 dengan investasi proyek dilaksanakan bertahap hingga tiga tahun. Pembangunan WTP rampung 2016.