Jakpro dan Fortum Sosialisasikan Pengolahan Sampah

ITF 1.

Jakpro dan Fortum Sosialisasikan Pengolahan Sampah

Jakarta- PT Jakarta Propertindo bersama dengan perusahaan Finlandia, Fortum melakukan sosialisasi pembangunan pengolahan sampah dalam kota atau dikenal Intermediate treatment facility (ITF) kepada masyarakat yang tinggal sekitar lokasi proyek. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga lebih kenal mengenal pengolahan sampah modern yang ramah lingkungan.

“Kami berharap melalui kegiatan senam bersama ini, para peserta atau warga sekitar sini lebih memahami terhadap rencana pembangunan sistem pengolahan sampah ini,” ungkap Direktur Pengembangan Bisnis PT Jakara Propertindo, Hendra Lesmana, disela-sela kegiatan senam bersama warga di Jakarta, kemarin. Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Unit Pengelolaan Sampah Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto dan Lurah Sunter Agung.

ITF 2

Kegiatan sosialisasi pembangunan pengolahan sampah ini, diisi dengan kegiatan senam pagi, makan  bersama serta bazar murah di lokasi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Muara, Keluruhan Sunter Agung, Kec. Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sekitar 200-an warga turut meramaikan kegiatan sosialisasi ITF Sunter.

Kota jakarta sedang mengalami krisis pengolahan sampah. Diketahui, setiap hari produksi sampah di DKI Jakarta sekitar 6,7 ribu ton sampai 7 ribu ton. Sampah tersebut, hanya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, dalam kondisi ditimbun (open dumping). Hingga sekarang, belum ada sistem pengelolaan sampah di dalam kota.

Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakarta Propertindo da Fortum berencana membangun fasilitas pengolahan sampah di dalam Kota Jakarta. Sistem pengolahan sampah dengan proses pengolahan pemanasan (incinerator0 dengan hasil energi listrik. Hasil penelitian Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), sistem incinerator mampu mereduksi sampah hingga 90%.

ITF3

suh/