Horizontal Barrier Tidak Digunakan Sebagaimana Fungsinya Menjadi Evaluasi Bagi Berbagai Pihak

IMG_9522 (1)

Horizontal Barrier Tidak Digunakan Sebagaimana Fungsinya Menjadi Evaluasi Bagi Berbagai Pihak

Jakarta, 26 Juli 2022 – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (“Jakpro”) menyayangkan kejadian rubuhnya pagar pembatas di stadion JIS pada saat acara pertandingan friendly match antara Persija melawan Chonburi FC kemarin di Jakarta International Stadium (JIS). Sedianya, pagar pembatas berfungsi untuk penanda batas untuk menjaga keselamatan antara penonton dan pemain, dan bukan untuk di duduki, di injak atau bahkan di lompati. Sangat disayangkan bahwa malam kejadian karena euphoria dan antusiasme yang sangat tinggi mengakibatkan fungsi pagar pembatas tidak digunakan sebagaimana mestinya, padahal pembuatan pagar penonton telah dibuat sedemikian rupa demi keselamatan bersama sebagaimana di persyaratkan pada standar stadium kelas internasional.

Adapun pagar pembatas antara pemain dan penonton dibagian depan Tier 1 Jakarta International Stadium (JIS) terdiri dari dua bagian, yaitu: a. Railing sisi depan b. Horizontal Barrier Fungsi pagar pembatas ini adalah untuk memastikan penonton agar tetap berada di tribun dan tidak memasuki lapangan karena hal tersebut tidak diperbolehkan. Selain itu, jarak antara FOP dengan penonton sangat dekat, yaitu sekitar ±10 meter, sehingga pagar pembatas diperlukan untuk mengamankan area tribun dan lapangan. Penggunaan dan penerapan horizontal barrier ini pun merupakan salah satu kriteria dari Basic Design, hasil usulan dari konsultan perencana Buro Happold dan telah disetujui di TABG-AP (Tim ahli bangunan gedung bidang arsitektur & perkotaan). Menjelang pertandingan persahabatan Persija melawan Chonburi FC, antusiasme penonton semakin meningkat karena semakin dekat waktunya menuju pertandingan. Seiring berjalannya waktu, hampir seluruh tribun Tier 1 terpenuhi bahkan melebihi kapasitas tempat duduk yang tersedia.

Terlihat dari kamera pemantau bahwa beberapa penonton ada yang menaiki horizontal barrier (memasang spanduk, duduk dll), dimana horizontal barrier dari kekuatan strukturnya maupun peruntukannya tidak didesain sebagai tempat untuk berpijak / dinaiki / diduduki / sebagai akses ke lapangan maupun berpindah tribun. Atas aktivitas penonton yang berpijak pada horizontal barrier tersebut, akibatnya terdapat beban tarik tambahan (diluar yang direncanakan) pada angkur kolom praktis yang menjadi tumpuan horizontal barrier tercabut (failed). Hal ini menyebabkan horizontal barrier beserta pagar pembatas penonton pada sisi utara roboh.

Selain itu, penumpukan penonton dalam satu lokasi yang tidak sesuai kapasitasnya mengakibatkan tidak berjalannya prosedur yang sudah direncanakan, sehingga perilaku penonton tidak terkendali dan mengakibatkan tindakan yang diluar kontrol petugas di lapangan. “Pertandingan kemarin jadi bahan berharga untuk evaluasi kita semua, Jakpro, Jakmania, Pemprov DKI, Persija dan skema ticketing oleh Jaklingko. Menjaga stadion dengan keteladanan memang membutuhkan upaya dan usaha yang cukup tinggi, namun dengan kerjasama untuk saling mengingatkan dari seluruh pihak ini sangat mungkin diterapkan. Hal ini juga sesuai dengan arahan dan konsen pak Gubernur, untuk membiasakan diri menjadi penonton dan supporter teladan dimanapun berada, apalagi di stadion kesayangan yang sudah dibuat sedemikian rupa untuk warga agar dapat digunakan sepanjang waktu dan sepanjang musim.” ujar VP Corporate Secretary Jakpro, Nadia Diposanjoyo.

Hasil evaluasi ke depan, kami akan memastikan bahwa setiap ada pertandingan besar maupun event lainnya di JIS yang menyedot euforia dan potensi emosi yang menggelora akan dilakukan penertiban dan pengawasan lebih ketat terutama untuk lintas alur wara wiri serta batas pengaturan penonton pada setiap zona, memberikan peringatan dan edukasi bagi supporter dan penonton agar selalu tertib dan menjadi teladan, serta memitigasi resiko-resiko yang timbul dari hal-hal yang tidak di inginkan.

Di sisi lain, Jakpro bersama KSO pelaksana pembangunan proyek JIS sehari setelah Grand Lauching JIS, 24 Juli 2022 kemarin, telah melakukan pengecekan kondisi seluruh dinding pembatas. Tujuannya untuk memastikan kondisi dinding pembatas setelah acara. Ke depan, untuk mengantisipasi perilaku supporter yang tidak diinginkan, akan dilakukan penambahan kekuataan di area-area tertentu.

JIS, ikon baru warga Jakarta yang mengedepankan konsep ruang ketiga, maha karya modern, estetis dan lestari telah diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, minggu 24 Juli 2022. “Jakpro berhasil mengawali pembangunan dan menuntaskannya. Saya berterima kasih pada BUMD, dan saya juga berterima kasih kepada pemerintah pusat, dalam hal ini bapak presiden yang mempercayai pekerjaan ini bisa tuntas,” kata Anies ketika awal sambutannya di peresmian JIS.

Acara Grand Launching JIS pada Minggu (24/7) dimeriahkan sejumlah kegiatan seperti hiburan musik hingga pertandingan sepakbola. Sejumlah band Tanah Air turut memeriahkan acara yang dimulai sejak pukul 16.30 WIB ini. Mulai dari Dewa 19 featuring Virzha, Setia Band, dan Kotak. Tidak hanya itu, juga digelar pertandingan persahabatan antara Persija dan Chonburi FC klub liga 1 dari Thailand dengan skor akhir sama kuat, yaitu 3 – 3.