Bakal Berfungsi Menjadi Multi-Purpose Venue, Sistem Atap Buka Tutup Jakarta International Stadium (JIS) Bakal Sekelas Stadion di Eropa

IMG_20210309_175046

Bakal Berfungsi Menjadi Multi-Purpose Venue, Sistem Atap Buka Tutup Jakarta International Stadium (JIS) Bakal Sekelas Stadion di Eropa

Jakarta, 25 Maret 2021 – Stadion berkonsep green building pertama di Indonesia berlokasi di daerah Jakarta Utara, dirancang tidak hanya sebagai stadion biasa, tetapi dirancang mengikuti standar internasional dengan tujuan agar stadion ini dapat dipakai pada saat event piala dunia dan event bertaraf internasional lainnya. Pasalnya, JIS juga nantinya akan memiliki fungsi multipurpose venue. Artinya, JIS tidak hanya menggelar pertandingan sepakbola saja, melainkan juga event besar lainnya seperti exhibition maupun konser musik.

Dengan hal tersebut, JIS bakal dilengkapi dengan atap buka tutup (retractable roof). Atap JIS terdiri dari rangka atap baja utama (main truss) yang disambung menggunakan sistem space frame atau struktur sambungan baja yang memiliki rongga-rongga yang disambungkan ke atap utama satdion. Berbentuk agak memanjang dengan ukuran 266 meter dan melintang dengan ukuran 240 meter.

Kemudian terdapat atap buka tutup atau retractable roof di tengah-tengah rangka atap utama berukuran memanjang 97 meter dan melintang 61 meter, yang memakai sistem rak penggerak sejalur atau rack and pinion. Pada atap juga dilengkapi teritori untuk pengunjung melihat ke bawah stadion (sky viewing deck) yang mengelilingi bangunan stadion pada ketinggian 68,40 meter. Perakitan atap dikerjakan di tanah (ground) sementara pembangunan kontruksi pier head (dudukan rangka) dilakukan pada ketinggian 60 meter, dengan memasang platform (inner dan outer) dan pengecoran menggunakan menara pengangkut alat berat (tower crane). Kemudian dilanjutkan dengan pemasangan instalasi pengangkut (lifting frame) dengan angkut pada pier head.

Salah satu milestone penting dalam penyelesaian konstruksi bangunan stadion JIS adalah pelaksanaan pengangkatan struktur baja atap. Pekerjaan ini merupakan bagian yang kritikal dalam pelaksanaanya. Diperlukan perencanaan, pelaksanaan, dan pegawasan yang detail dalam tiap-tiap bagian pekerjaan struktur atap tersebut.

“Salah satu milestone yakni penyelesaian dan lifting rangka baja atap,” Kata Direktur Proyek Jakarta International Stadium (JIS) Iwan Takwin.

Kini, struktur rangka atap utama telah tersedia di lokasi dan sedang dalam tahap perakitan. Pekerjaan lifting rangka atap baja proyek Jakarta Internastional Stadium (JIS) yang rencananya akan mulai dilaksanakan pada April 2021.

Nantinya dengan memiliki stadion atap buka tutup, JIS akan setara dengan stadion besar berstandar FIFA lainnya di Eropa maupun Asia. Misalnya saja stadion Johan Cruyff Arena di Belanda, Millenium di Wales, Pierre-Mauroy di Prancis, Astana Arena di Kazakhstan, Shaoxing Stadium di Tiongkok, hingga National Stadium di Singapura. “Stadion-stadion tersebut merupakan benchmark JIS, lantaran sama memiliki atap buka tutup,” imbuhnya.

Hingga Minggu ke-81 proyek Jakarta International Stadium (JIS) realisasinya telah mencapai 51,018%. Artinya pembangunan JIS telah melebihi setengah perjalanan di bulan Maret 2021.