Bangun Stadion Berstandar FIFA, Jakpro Terapkan Pengendalian Kualitas Pada Proyek Jakarta International Stadium (JIS)

Green Building

Bangun Stadion Berstandar FIFA, Jakpro Terapkan Pengendalian Kualitas Pada Proyek Jakarta International Stadium (JIS)

Jakarta, 18 November 2020 – Warga Ibukota DKI Jakarta tak lama lagi akan memiliki Stadion berstandar internasional FIFA dengan konsep Green Building level Platinum Grade pertama di Indonesia. Hal tersebut berarti bahwa stadion ini mengacu kepada standar pembangunan dan pengelolaan yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Stadion berkapasitas 82,000 penonton ini juga akan menjadi kawasan olahraga terpadu sekaligus ikon pembangunan yang tak hanya membangun fisik namun juga lingkungan sekitarnya.

Project Control Manager Jakarta Internationa Stadium (JIS), Hanif mengatakan, JIS merupakan stadion modern pertama di Indonesia yang berstandar internasional FIFA dengan konsep Green Building level Platinum Grade. Indikatornya, bahwa JIS merupakan stadion modern bukanlah isapan jempol semata. Sebab, JIS dirancang dengan sistem dan fitur-fitur modern yang mengoptimalkan teknologi untuk pengoperasiannya.

Nantinya, JIS akan menjadi stadion modern pertama di Indonesia yang memiliki atap buka tutup atau Retractable Roof serta struktur JIS dirancang anti-gempa. Di sisi lain, JIS juga diklasifikasikan sebagai salah satu stadion yang memiliki kapasitas jumlah penonton terbesar di Asia bahkan dunia. Sehingga JIS sejajar dengan stadion-stadion besar lainnya seperti Stade De France di Paris, Prancis yang juga dapat menampung jumlah penonton lebih dari 80.000 ribu maupun Lusail Stadium di Doha, yakni venue yang disiapkan untuk final World Cup 2022 di Qatar.

“Itu artinya stadion JIS nantinya juga akan berstandar FIFA untuk menjadi venue final kompetisi sekelas World Cup. Hal ini pararel dengan upaya Indonesia untuk mengikuti bidding sebagai tuan rumah World Cup,” ujarnya dalam acara Ngobrolin JIS bertema Pengendalian Kualitas Proyek Jakarta International Stadium (JIS) yang diselenggarakan secara daring, Selasa (17/11/2020).

Apalagi, menurut Hanif, stadion yang memiliki kapasitas lebih 80.000 serta memiliki atap yang bisa dibuka tutup masih minim, termasuk di Eropa sebagai kiblat sepakbola di dunia. Untuk mendukung JIS sebagai stadion yang berstandar final FIFA, kawasan JIS juga akan terintegrasi dengan layanan moda transportasi publik seperti MRT Jakarta, LRT Jakarta, Commuter Line hingga Transjakarta. Dengan begitu, semakin menguatkan JIS sebagai salah satu stadion yang layak menyelenggarakan final berstandar FIFA. Di samping itu, JIS akan menggunakan rumput hybrid termasuk dua lapangan latih yang ada di kawasan JIS.

Dari sisi Green Building yang memiliki level Platinum Grade, JIS akan dilengkapi dengan sistem air bersih siap minum berstandar WHO, memiliki sistem pengolahan air limbah, dan memiliki panel surya untuk sumber energi stadion. Itu artinya, JIS dirancang untuk mendukung kawasan di sekitar untuk bisa eco friendly. Sehingga tidak heran, jika JIS menjadi katalis atau rujukan pembangunan kawasan olahraga terpadu bagi masa depan generasi emas di Indonesia.

Harapannya, dengan adanya JIS yang berstandar FIFA serta memiliki fasilitas modern dan go green dapat merubah budaya pencinta dan penonton sepakbola di Indonesia untuk lebih tertib dan disiplin ketika menikmati setiap laga pertandingan di stadion. Sehingga sepakbola menjadi magnet baru bagi kita untuk memperkenalkan Indonesia di panggung dunia sekaligus upaya kita menjaga stadion kita sebagai aset masa depan bangsa.