Data Sudah Lengkap dan Terverifikasi, Jakpro Telah Mencairkan Kompensasi Kepada 577 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Bayam

WhatsApp Image 2020-07-25 at 17.25.25 (4)

Data Sudah Lengkap dan Terverifikasi, Jakpro Telah Mencairkan Kompensasi Kepada 577 Kepala Keluarga (KK) di Kampung Bayam

Jakarta, 20 November 2020 – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro secara keseluruhan telah mencairkan kompensasi kepada 577 Kepala Keluarga (KK) warga terdampak proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Warga yang menerima kompensasi Resettlement Action Plan (RAP) terkait ganti untung relokasi dari lokasi tempat tinggalnya di pemukiman padat penduduk Kampung Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pemberian dana kompensasi ini sudah dilakukan secara bertahap kepada warga kampung bayam yang terletak di sisi utara proyek ini.

“Hari ini pembagian buku rekening Bank DKI untuk pencairan ganti untung secara bergiliran untuk warga Kampung Bayam,” ujar Community Development Jakpro, Hifdzi Mujtahid di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Pencairan dana kompensasi menggunakan rekening Bank DKI dimaksudkan agar proses transaksi keuangan nirtunai dan akuntabel, sebagai bentuk sinergi antar BUMD DKI Jakarta dalam rangka mewujudkan cashless society. Selain itu, pencairan dana menggunakan rekening ini dimaksudkan agar proses transaksi keuangan nirtunai dan akuntabel. Sehingga memudahkan untuk proses pendataan dan verifikasi-nya bagi warga yang telah mendapatkan pencairan.

Hifdzi menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan (RAP) JIS ini, merupakan bentuk kepedulian pihak pemilik proyek terkait pentingnya kesejahteraan warga terdampak untuk ikut merasakan sisi positif dari pembangunan proyek JIS. Pada hari ini, Kamis (19/11/2020) telah memasuki tahap kelima pencairan kompensasi (RAP) JIS. Totalnya ada 41 KK yang mendapatkan kompensasi pencairan pada tahap ini.

Setelah kompensasi diterima, warga diberikan waktu selama 30 hari untuk meninggalkan tempat tinggalnya. Kesepakatan ini sesuai isi perjanjian di dalam Berita Acara Serah Terima (BAST) yang ditandatangani warga pada akhir Juli hingga pertengahan Agustus lalu. Kemudian, jika dana di dalam rekening telah habis diambil, rekening warga akan otomatis non aktif.

Sementara itu, pemberian ganti untung terhadap warga Kampung Bayam, Jakpro mengacu kepada Perpres No.62 Tahun 2018 dimana telah mencakup biaya penggantian 1) pembongkaran, 2) mobilisasi kembali ke kampung halaman, 3) sewa rumah selama 12 bulan, 4) tunjangan kehilangan pendapatan. Perhitungan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak yang tidak dapat menunjukkan bukti kepemilikan aset serta menduduki lahan yang bukan miliknya.

Pelaksanaan RAP JIS ini merupakan tindak lanjut dari tahap yang sudah berjalan sepanjang tahun ini. Jakpro menyadari pentingnya kesejahteraan warga terdampak dalam mewujudkan cita-cita membangun monumen mega-struktur yang tidak hanya membanggakan bagi warga Jakarta tapi juga bangsa Indonesia pada umumnya.

Dengan menerapkan asas kemanusiaan, PT Jakpro memberikan kesempatan kepada warga untuk menyuarakan keinginan terutama yang berkaitan dengan pelaksanaan RAP. Selama proses RAP berlangsung pihak Jakpro secara khusus membuka forum dan diskusi terhadap warga sehingga apa yang telah diupayakan tidak saling merugikan kedua belah pihak.