WhatsApp Image 2020-06-30 at 13.32.02 (3)

Jakpro Tandatangani Pokok Penyelenggaraan Sistem Integrasi Pembayaran Antar Moda Transportasi

Jakarta, 30 Juni 2020 – Bertempat di Balai Agung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, telah dilaksanakan penandatanganan Heads of Agreements (HoA) Pokok Penyelenggaraan Sistem Integrasi Pembayaran Antar Moda Transportasi. Penandatanganan kesepakatan dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro), PT MRT Jakarta (MRTJ), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), dan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ).

Turut hadir Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria beserta jajaran SKPD terkait. Nampak pula tamu undangan yang ikut menyaksikan acara penandatanganan, Kartika Wirjoatmodjo selaku wakil Menteri BUMN II, Zulfikri selaku Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI, Budi Setiyadi selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI.

Penandatanganan dilakukan oleh masing-masing direktur dari empat perusahaan. Dari pihak Jakpro diwakilkan oleh Dwi Wahyu Daryoto, MRTJ diwakilkan oleh William P Sabandar, lalu dari Transjakarta oleh Sardjono Jhony Tjitrokusumo dan MITJ oleh Tuhiyat.

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama dalam penyelenggaraan sistem integrasi pembayaran dan tarif antar moda transportasi melalui satu perusahaan patungan yakni PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek. Perusahaan yang resmi lahir pada 10 Januari 2020 lalu ini merupakan perusahaan yang berikhtiar untuk menciptakan transportasi umum terintegrasi. Sebagai perusahaan baru DKI Jakarta, PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, 51 persen sahamnya dimiliki Pemprov DKI Jakarta dan 49 persen lainnya oleh PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI).

“Kita menyadari persis di kota megapolitan sebesar Jakarta, tidak mungkin transportasi umum dikelola sendiri-sendiri, pengelolaan transportasi umum ini harus terintegrasi. Intinya adalah dengan adanya pengintegrasian ini maka insya allah pengguna moda transportasi umum di Jakarta jumlahnya akan meningkat, target kita bisa kembali ke situasi 98 dimana porsi pengguna kendaraan umum di jalan raya 75 persen,” ujar Anies saat acara penandatanganan berlangsung.(*)