LRTJ-Resized 500x500 R

PT LRT Jakarta

LRT Jakarta merupakan proyek penugasan dari Pemprov DKI Jakarta kepada Jakpro untuk menghadirkan moda transportasi publik baru yang didedikasikan bagi masyarakat menuju era mobilitas ramah lingkungan. PT LRT Jakarta didirikan di Jakarta pada tanggal 16 April 2018, Berdasarkan Akta No. 10 tanggal 14 April 2018 yang di buat Notaris Nanda Fauz Iwan, SH, M.Kn di Jakarta, serta Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Nomor AHU-0020380.AH.01.01, tanggal 17 April 2018, tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perseroan Terbatas PT LRT Jakarta. PT LRT Jakarta merupakan anak usaha yang 99.9% sahamnya dimiliki oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Sesuai dengan Akta Pendirian Perseroan, PT LRT Jakarta didirikan dengan maksud dan tujuan untuk melakukan usaha di bidang penyelenggaraan sarana dan prasarana perkeretaapian umum. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut Perseroan dapat melaksanakan beberapa kegiatan usaha, yaitu sebagai berikut :
a. Kegiatan Usaha Utama
1) Penyelenggaraan sarana perkeretaapian umum, meliputi kegiatan pengadaan, pengoperasian, perawatan, dan pengusahaan sarana usaha pengangkutan orang dan/atau barang dengan kereta api,
2) Penyelenggaraan prasarana perkeretaapian umum, meliputi kegiatan pembangunan, pengoperasian, perawatan, dan pengusahaan prasarana,
3) Usaha angkutan pra dan purna-angkutan kereta api, intermodal dan bongkar muat,
4) Usaha penyewaan sarana dan atau prasarana serta fasilitas perkeretaapian,
5) Jasa pengadaan barang dan jasa lainnya yang berkaitan dengan perawatan perkeretaapian,
6) Usaha jasa keahlian di bidang perkeretaapian dan jasa konsultan transportasi,
7) Usaha keagenan di bidang transportasi barang dan penumpang, dan
8) Usaha pendidikan dan pelatihan di bidang perkeretaapian.
b. Kegiatan Penunjang
Kegiatan penunjang Perseroan mencakup pemanfaatan sumber daya yang dimiliki, antara lain adalah:
1) Usaha properti dan perniagaan meliputi perhotelan, perkantoran, apartemen, pertokoan, restoran, terminal terpadu, pusat pembelanjaan terpadu, pergudangan, dan logistik,
2) Penyediaan prasarana telekomunikasi, transfer data, multimedia, dan jasa telematika,
3) Usaha percetakan dan periklanan, mencakup percetakan bahan informasi mengenai jasa kereta api dan iklan untuk dipasang di kereta api dan di area-area milik Perseroan,
4) Usaha kesehatan dan pelayanan medis, mencakup pelayanan medis untuk pekerja, pengguna jasa Perseroan, dan masyarakat umum,
5) Pemanfaatan tanah, ruang, bangunan, dan fasilitas, dan
6) Usaha penunjang pariwisata, sarana olahraga, dan usaha ekstraktif.