Pohon Angsana Taman Ismail Marzuki

Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki Selesai Direvitalisasi dan Siap Digunakan Ketika PSBB Berakhir

Jakarta, 6 Mei 2020 – Masjid Amir Hamzah diresmikan Gubernur Ali Sadikin 43 tahun silam, tepatnya 7 Januari 1977. Masjid yang namanya diambil dari salah satu nama sastrawan yang juga Pahlawan Indonesia ini menjadi   bagian dari Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Pembangunan masjid telah selesai dikerjakan  dan   siap  untuk  digunakan  segera setelah  status Pembatasan  Sosial Berskala Besar (PSBB)  berakhir.

Masjid Amir Hamzah yang  direvitalisasi dengan konsep futuristik, clean dan modern ini memiliki daya  tampung sebanyak 250 jemaah dengan luas masjid beserta plaza shalat mencapai 800 meter persegi.  Lokasi  masjid  ini dipindahkan ke bagian komplek  TIM, berdekatan  dengan pintu masuk utama  antara Gedung Teater Jakarta, Graha Bakti Budaya dan  Kampus Institut Kesenian Jakarta (IKJ) agar lebih mudah diakses oleh pengunjung TIM nantinya.

Masjid  ini juga  mengandung konsep minimalis  dan  ramah lingkungan,  khususnya di  bagian  atap  yang  ditanami Lovegrass  dan akan tumbuh maksimal sekitar  bulan Juni mendatang. Selain itu, masjid yang bakal memiliki taman seluas 470 meter persegi  ini  juga tetap merawat pohon-pohon lama sekitar masjid yang rindang dengan teknik  Earth-Balling untuk memastikan akar pohon tetap  baik dan bisa kembali  ditanam ulang di lokasi yang baru. Contohnya  pohon jenis Angsana dengan diameter rata-rata 75 – 80 cm telah direlokasi dengan menggunakan teknik Earth-Balling  pada bulan  Desember yang  lalu  dan  saat ini sudah kembali  tumbuh di lokasi yang  baru.

Pembangunan Masjid Amir Hamzah terus berjalan ditengah pandemi COVID-19. Keputusan  Gubernur  Nomor  380  Tahun   2020   pada  tanggal  9  April  2020   yang mengatur tentang tata  laksana  PSBB  bahwa pelaku  usaha yang  bergerak pada beberapa sektor diantaranya konstruksi mendapat pengecualian dari penghentian sementara aktivitas bekerja. Oleh karena itu, pembangunan Masjid Amir Hamzah tetap  berjalan sejak awal September 2019.  Namun, untuk penggunaan masjid baru dapat dilakukan setelah  status PSBB  dicabut oleh Pemerintah.

“Melihat situasi pandemi COVID-19, pelaksanaan aktivitas ibadah di Masjid Amir Hamzah akan  mengikuti kebijakan Pemerintah untuk membantu mengurangi potensi penyebaran virus Corona dengan menerapkan Physical Distancing dan pembatasan penggunaan fasilitas publik untuk  sementara waktu.” Ungkap  Direktur Proyek Revitalisasi TIM Luky Ismaya.

Pihak kontraktor telah melakukan uji kelayakan dan join  inspection,  dilanjutkan dengan serah terima Masjid Amir Hamzah yang  dilakukan petang nanti.(*)