Pastikan Proyek Berjalan Lancar, Rombongan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Berkunjung ke Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM)

vb

Pastikan Proyek Berjalan Lancar, Rombongan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Berkunjung ke Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM)

Jakarta – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta melakukan peninjauan ke proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) pada hari Selasa (4/5/2021). Seusai peninjauan, para Anggota DPRD DKI Jakarta memastikan revitaliasi yang dilakukan PT Jakpro tidak akan mengganggu kegiatan para seniman di kawasan TIM.

Sekretaris Komisi B, Pandapotan Sinaga mengatakan, kunjungannya kali ini beserta rombongan untuk memastikan pengerjaan proyek revitalisasi TIM berjalan lancar. Hal ini penting, mengingat revitalisasi TIM nantinya akan membuat seniman akan memiliki wadah berekspresi seni yang lebih baik. Selain itu, dengan adanya revitalisasi TIM menjadikan kota Jakarta memiliki ikon kebudayaan dan kesenian yang berstandar internasional sekaligus rumah bagi para pelaku seni tanah air.

Sementara itu, Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, revitalisasi TIM saat ini sudah memasuki tahap II. Revitalisasi tahap II TIM akan dilakukan sejumlah renovasi dan pembangunan seperti pada; Graha Bhakti Budaya (GBB), Planetarium dan Pusat Pelatihan Seni, Galeri Annex serta Teater Halaman. Proyek revitalisasi TIM II sudah dimulai sejak Februari 2021.

Sedangkan, revitalisasi TIM tahap I menyisakan pembangunan Gedung Perpustakaan dan Wisma Seni. Nantinya, gedung ini merupakan bangunan paling banyak memiliki fasilitas penunjang di TIM, seperti perpustakaan, Pusat Dokumentasi HB Yassin, dan Wisma Seni. Selain itu, revitalisasi TIM tahap I telah merampungkan Masjid Amir Hamzah dan Gedung Parkir Taman.

Adapun Komisi B DPRD DKI Jakarta yang hadir yakni Pandapotan Sinaga, Ismail, Manuara Siahaan, Eneng Malianasari, Taufik Zoelkifli, Hasan Basri Umar, dan Wahyu Dewanto. Sementara itu, dari pihak eksekutif dalam hal ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diwakili oleh Sekretaris Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta Riyadi. Kemudian hadir juga, Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto dan Hanief Arie Setianto, sebagai Direktur Pengembangan Bisnis Jakpro.

Di sisi lain, Corporate Communication Manager PT Jakpro, Melisa Sjach menambahkan, revitalisasi TIM secara keseluruhan bertujuan untuk mengembalikan fungsi TIM sebagai laboratorium, etalase dan juga barometer seni yang dapat mendukung kebutuhan kesenian di Jakarta dan Indonesia menjadi lebih baik.

Atas pertimbangan itu pula, Jakpro ditugaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan modernisasi fasilitas-fasilitas yang sudah tidak mumpuni dan menggantikannya dengan yang lebih baik. Lalu, sarana dan prasarana ditingkatkan, tujuannya untuk menjadikan TIM berkelas internasional.