Proyek Revitalisasi TIM Tetap Berjalan Saat PSBB: Jelang Ramadhan Masjid Amir Hamzah Lahir Kembali  

MASJID-AMIR-HAMZAH

Proyek Revitalisasi TIM Tetap Berjalan Saat PSBB: Jelang Ramadhan Masjid Amir Hamzah Lahir Kembali  

 

Jakarta, 23 April 2020 – Dalam menangani pandemi virus Corona (COVID-19) Gubernur DKI Jakarta memutuskan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dituangkan dalam surat Keputusan Gubernur Nomor 380 Tahun 2020 pada tanggal 9 April 2020. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro), perusahaan yang memimpin Proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) tetap akan melanjutkan kegiatan konstruksinya.

Ditinjau dari Pasal 10 Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di provinsi daerah Khusus Ibukota Jakarta. Dalam pasal tersebut menerangkan bahwa pelaku usaha yang bergerak pada beberapa sektor diantaranya konstruksi mendapat pengecualian dari penghentian sementara aktivitas bekerja di tempat kerja atau kantor.

Oleh karena itu sejak awal September 2019, revitalisasi dilaksanakan pada Masjid Amir Hamzah yang berlokasi di dalam proyek TIM. Masjid yang diresmikan Gubernur Ali Sadikin 43 tahun silam itu, dibangun ulang dengan mengangkat konsep clean and modern yakni mengadopsi gaya beton ekspose (tidak menggunakan cat) sebagaimana dipopulerkan arsitek kenamaan Indonesia, Andra Matin.

Direktur Proyek Revitalisasi TIM, Luky Ismayanti mengatakan renovasi masjid sudah hampir rampung seluruhnya. Masjid bersejarah yang namanya diambil dari sastrawan sekaligus pahlawan nasional Indonesia tersebut, dipastikan rampung sesuai target dan dapat digunakan saat bulan Ramadhan 1441 H yang jatuh pada bulan April 2020.

“Alhamdulillah progresnya lancar dan masjid saat ini sudah mencapai 95,06%, rencananya selesai di akhir April 2020,” ungkap Luky.

Dan tentunya proyek revitalisasi ini berjalan dengan mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan pemerintah. Adapun beberapa syarat yang wajib dipatuhi yaitu pembatasan interaksi dalam aktivitas kerja, pembatasan terhadap orang yang memiliki penyakit dan/atau kondisi yang dapat berakibat fatal apabila terpapar COVID-19, serta penerapan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 di tempat kerja. Selain itu, tim proyek Revitalisasi Taman Ismail Marzuki yang siaga disiapkan SATGAS (Satuan Petugas) COVID-19 sebagai salah satu upaya membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Secara spesifik terhadap kegiatan konstruksi, diwajibkan dengan beberapa ketentuan. Beberapa ketentuan memperbolehkan pekerja hanya di dalam lokasi proyek meliputi aktivitas serta interaksi pekerja dan kegiatan konstruksi. Selanjutnya, diwajibkan untuk penyediaan tempat tinggal serta kebutuhaan sehari-hari pekerja saat di kawasan proyek, memiliki penanggung jawab pelaksanaan pencegahan COVID-19. Kemudian, penyediaan ruang kesehatan yang memadai, pelarangan orang untuk masuk lokasi proyek apabila suhu badan di atas normal, penyuluhan tentang COVID-19, dan pemantauan secara berkala kesehatan pekerja.(*)