Tutup tahun 2020 yang Penuh Tantangan, Realisasi Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) Melebihi Target

drone JIS

Tutup tahun 2020 yang Penuh Tantangan, Realisasi Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) Melebihi Target

Jakarta, 5 Januari 2021 – Memasuki minggu awal di tahun baru ini, 2021. PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro bersama dengan KSO WIKA Gedung, Jaya Kontruksi, dan PP berkomitmen untuk terus menyelesaikan proses pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sebagai salah satu milestone kebangaan proyek yang dibangun oleh Jakpro, kini progres pembangunan JIS di minggu ke-70 atau pada periode 25 Desember – 31 Desember 2020 realisasinya telah mencapai 43,1007% dari target sebesar 41,6721%. Artinya, terdapat deviasi positif sebesar 1,4285%.

Menurut Corporate Communications Manager Jakpro, Melisa S Sjach, realisasi yang melebihi target ini merupakan salah satu bentuk komitmen Jakpro dan KSO yang tetap fokus bekerja siang dan malam agar stadion kita, yang akan menjadi ikon baru masyarakat Jakarta selesai sesuai dengan target. Hal ini, menurutnya, tidak-lah mudah, mengingat sejak Maret 2020 hingga kini penyebaran Covid-19 masih tetap terjadi. “Meski tidak mudah dan penuh tantangan, namun kita bisa buktikan bahwa salah satu milestone kebangaan proyek yang dibangun oleh Jakpro dapat kita selesaikan sesuai target, bahkan realisasinya lebih dari target,” katanya di Jakarta, Senin (5/1/2021).

Dengan hadirnya stadion JIS yang menggusung konsep sustainability dan smart stadium technology, Melisa berharap, JIS dapat berperan membangun pondasi sport industry di Jakarta dan Indonesia, sehingga JIS turut serta mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19. Sebagai fasilitas olahraga publik, nantinya JIS akan sekaligus menjadi titik pertemuan ekonomi dengan partisipasi masyarakat, inovasi perkotaan, dan pariwisata di wilayah utara Jakarta yang saling berkaitan. Dengan begitu, JIS menjadi simpul ekonomi baru di Ibukota.

“Hal ini sesuai dengan arahan pak Gubernur Anies Baswedan bahwa JIS juga berperan sebagai wadah bertemunya semua unsur yang ada di Ibukota bahkan hingga internasional, sehingga sepakbola bisa menjadi media untuk mempersatukan segala macam perbedaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Stadion JIS juga dilengkapi dua lapangan latih yang baru saja diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, pada 28 Desember 2020 lalu. peresmian kedua lapangan latih menjadi terasa istimewa dan bersejarah, lantaran untuk pertama kalinya lapangan sepak bola di Indonesia rumputnya menggunakan rumput hybrid yang berstandar internasional. Nantinya stadion utama JIS juga akan menggunakan rumput yang sama. Rumput hybrid ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan rumput natural.

Dengan menggunakan rumput hybrid, lapangan dapat digunakan hingga 1.000 jam pertandingan bila dibandingkan hanya menggunakan rumput natural, yakni hanya 300 jam pertandingan. Selain itu, rumput hybrid memiliki daya serap air yang baik. Artinya air akan lebih cepat turun hingga lapisan terbawah rumput. Sesuai standar FIFA, genangan air di lapangan JIS dirancang tidak lebih dari 10 detik.