Jakarta e-Prix Kembali Serahkan Dokumen ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

WhatsApp Image 2021-11-24 at 21.19.40

Jakarta e-Prix Kembali Serahkan Dokumen ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Jakarta, 29 November 2021 – Siang ini, Widi Amanasto, Dirut PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang juga Direktur Pelaksana Jakarta E-Prix, didampingi oleh Syaefulloh Hidayat (Kepala Inspektorat DKI Jakarta) dan Bambang Widjojanto (mantan pimpinan KPK), datang ke Gedung Merah Putih, sambil membawa tumpukan dokumen terkait Formula E.

Kunjungan tersebut merupakan kelanjutan dari kunjungan sebelumnya, dimana dokumen setebal 600 halaman telah diserahkan. “Kami datang untuk menyampaikan dokumen tambahan atas permintaan KPK” kata Widi. “Kami juga manfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi dengan bapak-ibu di KPK, terkait pelaksanaan GCG” tambah Widi.

Pemprov DKI mendorong transparansi penuh dan kolaborasi dengan para penegak hukum, atas semua program yang dijalankan, termasuk Formula E. “Sudah menjadi kebijakan Pemprov DKI, untuk proaktif membantu para penegak hukum, dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan profesional, di lingkungan Pemprov DKI” jelas Syaefulloh.

Sementara itu, Bambang Widjojanto menyampaikan bahwa saat ini KPK sedang menjalankan upaya pencegahan terjadinya korupsi dalam pelaksanaan Formula E. “Saya sangat yakin, apa yang dilakukan oleh KPK dan disupport penuh oleh Jakpro dan Pemprov DKI ini, akan menghasilkan program-program yang bersih dan efektif” imbuh Bambang. “Semoga yang mereka lakukan akan menjadi trend baru, dimana pemerintah, BUMN, BUMD dan swasta justru proaktif membantu KPK, dan datang ke kantor KPK bukanlah sesuatu yang menakutkan” kata Bambang menambahkan.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, gelaran balap mobil listrik Jakarta E-Prix, akan dilaksanakan tanggal 4 Juni 2022. Alberto Longo, Co-Founder Formula E, telah berkunjung ke Jakarta, untuk beraudiensi dengan para stakeholder, termasuk melihat persiapan dan calon lokasi trek balap.

Lokasi trek akan diumumkan sebelum tahun 2021 berakhir, saat ini proses review sedang dilakukan oleh FEO (Formula E Operation) berkonsultasi dengan FIA (Federasi Otomotif Dunia). Berbagai progres persiapan gelaran dan lokasi final trek akan dilaporkan kepada Presiden Jokowi. “Jadi tidak benar rumor yang menyebutkan bahwa Presiden Jokowi yang akan menentukan lokasi trek, karena pelaksanaan E-Prix ada di ranah Pemprov DKI Jakarta yang bahu membahu bersama IMI” ungkap Widi.

Dalam melaksanakan event internasional yang bernilai strategis untuk mengangkat nama Indonesia di panggung dunia tersebut, Pemprov DKI Jakarta menggandeng IMI Pusat, dan menunjuk Ahmad Sahroni (Sekjen IMI Pusat) dan Bambang Soesatyo (Ketum IMI Pusat) sebagai Ketua Organizing Committee (OC) dan Ketua Steering Committee (SC). OC nantinya akan dipimpin oleh tokoh-tokoh yang punya pengalaman panjang di bidang otomotif.

Baik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, maupun Ketum IMI, Bambang Soesatyo sepakat bahwa event tersebut harus sukses, untuk mengangkat nama Indonesia ke level baru yang lebih tinggi.(*)