Jakpro Siap “Tancap Gas” Bangun LRT

LRT 2

Jakpro Siap “Tancap Gas” Bangun LRT

JAKARTA –  PT Jakarta Propertindo (Jakpro) siap tancap gas menggarap proyek kereta ringan (light rail transit/LRT) setelah adanya kesepakatan bersama antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan. Diharapkan moda transportasi massal berbasis rel ini dapat tuntas sebelum pelaksanaan Asian Games pada Agustus 2018.

“Mudah-mudahan bisa diselesaikan, sebelum Asian Games, asalkan revisi PP No.79/2015 dapat diselesaikan sesegera mungkin serta kepastian aspek pendanaan,” ungkap Dirut PT Jakarta Propertindo, Abdul Hadi Hs, usai rapat koordinasi bersama berbagai instansi, di Kantor Jakpro, kemarin.

Turut hadir beberapa perwakilan instansi antara lain, BPKAD DKI Jakarta, BP BUMD DKI Jakarta, Inspektorat DKI Jakarta, Tim Gubernur, LKPP DKI Jakarta, Jamdatun DKI Jakarta serta Tim Jakarta Propertindo, penasehat hukum.

Diketahui, dalam PP 79/2015 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi hanya menyebutkan penunjukan langsung kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sedangkan, proyek LRT untuk wilayah di dalam Jakarta bakal dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Lebih lanjut Abdul Hadi menegaskan, Fase I , untuk proyek LRT yakni Velodrom, Rawamangan hingga Kelapa Gading sekitar 6 Km ini, merupakan bagian dari keseluruhan trase LRT Fase I.” Tahap awal ini, menghubungkan antara Velodrom ke Wisma Atlet serta arena lainnya, untuk memperlancar Asian Games,” tuturnya.

Terkait aspek pendanaan untuk persiapan prasarana Asian Games secara keseluruhan, yakni LRT dan Velodrom dan Equestrian, Direktur Keuangan Jakpro, Lim Lay Ming mengatakan, ada peningkatan kebutuhan. Hal tersebut karena kedua prasarana yang akan dibangun yakni Velodrom dan Equistrian akan berstandar internasional.

Jakpro telah menerima penyertaan modal pemerintah (PMP) senilai Rp1,5 triliun, ditambah dalam TA 2016 sebesar Rp2,95 triliun sehingga total PMP yang diterima sebesar Rp 4,45 triliun. Sementara, untuk alokasi fase I untuk LRT ini, butuh sebesar Rp 4,2 triliun. “Dengan begitu, Jakpro masih memerlukan, dana PMP untuk menyelesaikan proyek penugasan LRT ditambah Velodrom dan Equestrian untuk Asian Games 2018.”

Abdul Hadi menambahkan, apabila kondisi berjalan lancar, berharap groundbreaking proyek LRT Velodrom-Kelapa Gading segera dilakukan. “Kami ini berkerja terus paralel agar bisa terjadi percepatan, mudah-mudahan bulan Mei-Juni bisa dicanangkan Pak Gubernur,” tuturnya.

suh/