Progres Pembangunan Trek Sirkuit Jakarta E-Prix 2022 Mencapai 87,02%

WhatsApp Image 2022-03-18 at 11.28.29

Progres Pembangunan Trek Sirkuit Jakarta E-Prix 2022 Mencapai 87,02%

Jakarta, 23 Maret 2022 – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (“Jakpro”) terus mengakselarasi pembangunan trek sirkuit Jakarta E-Prix 2022 di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Jakarta, akan menjadi tuan rumah satu-satunya acara balapan mobil internasional yang mendukung gerakan lingkungan berkelanjutan (sustainable sports) – balapan mobil listrik Formula E atau Jakarta E-Prix 2022.

Secara keseluruhan progres pembangunan sirkuit Jakarta E-Prix 2022 mencapai 87,02% hingga data terakhir pada 22 Maret 2022. Memasuki fase akhir pembangunan, Jakpro akan memastikan setiap tahapannya dilalui secara detail serta turut mengikuti fase pengecekan atau quality control bersama pihak FEO untuk memastikan kualitas lintasan balap internasional ini sudah sesuai standar yang ditetapkan.

Sementara itu, strategi dalam mengejar target pembangunan telah disampaikan pada kunjungan lapangan yang lalu dengan para wartawan bahwa bagian terberat dari konstruksi ini dikerjakan di fase awal, seperti pengerasan tanah yang berada di zona 5. “Pelaksanaan pengerasan di zona 5 sudah selesai, dan kini kami memasuki proses penyelesaian seluruhnya secara serentak, dimana layer pengaspalan pertama sudah 100% tercapai di seluruh zona.” jelas Irawan Sucahyono selaku VP Infrastructure & General Affairs Jakarta E-Prix 2022.

Cuaca buruk menjadi salah satu tantangan di fase pembangunan sirkuit Jakarta E-Prix 2022 pun alhamdulillah dapat dilalui di lapangan, pekerjaan terus diselesaikan meski hujan turun, pengerjaan lapangan berjalan selama 24 jam penuh, sehingga realisasi pembangunan masih sesuai dengan yang ditargetkan.

Sirkuit Formula E Ancol ini akan memiliki panjang lintasan 2,4 kilometer dengan lebar 12 meter dan didesain memiliki 18 tikungan. Nantinya, para pembalap Formula E akan mengitari sirkuit dengan desain seperti kuda lumping ini searah jarum jam atau clockwise.

Gelaran Formula E memegang prinsip keberlanjutan lingkungan, sejak awal dilaksanakanya pembangunan hingga pada saat gelaran nanti. Pada lintasan trek yang sedang dibangun saat ini, sebanyak 114 pohon yang terdampak pembangunan telah direlokasi ke area sepanjang pagar pembatas Ancol. Adapun jangka waktu relokasi pohon ini selama 7-10 hari dengan menggunakan teknis pemindahan hidup. Yakni pohon yang dipindah dijaga dalam kondisi hidup.

Tak hanya itu, Formula E juga menjadi olahraga pertama di dunia yang memiliki komitmen untuk menjaga pemanasan global kurang dari 1,5°C per tahun. “Formula E selanjutnya akan mengurangi emisinya sebesar 45% pada tahun 2030. Oleh sebab itu, sirkuit yang kami buat juga sangat memperhatikan keberlangsungan lingkungan sekitar termasuk merelokasi pohon-pohon tersebut,” imbuhnya.