Revisi Perpres LRT Diteken

LRT ilus

Revisi Perpres LRT Diteken

JAKARTA– Proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) terus berlanjut. Akhirnya, revisi peraturan presiden (perpres) soal pembangunan yang selama ini ditunggutunggu diteken. Pemprov DKI tinggal menunggu perpres tersebut diundangkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

’’Revisi perpres sudah ditandatangani presiden pada Selasa (30/8). Kami berharap proses pengundangannya segera rampung,’’ kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Tuty Kusumawati di balai kota kemarin (9/9). Pihaknya akan intens mengecek perkembangan perpres itu. ’’Biasanya, butuh waktu sekitar dua minggu,’’ jelasnya.

Berkaitan dengan isi revisi, lanjut dia, semua klausul Revisi Perpres Nomor 99 Tahun 2015 yang diajukan pemprov diterima. Ada beberapa klausul yang diajukan pemprov. Di antaranya, tata cara pembelian kembali (buyback) aset LRT, penunjukan langsung penyelenggara sarana.

Trase LRT

Selain itu, pemprov mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk merevisi Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. Perubahan kebijakan tersebut, lanjut dia, bertujuan mengakomodasi PT Jakarta Propertindo ( Jakpro), yakni sebagai BUMD pelaksana penyelenggara prasarana LRT. (rya/co5/fai/git)

Sumber:Harian Jawa Pos