Update Formula E: Gubernur Anies Paparkan Skema Kolaborasi IMI – Jakpro – FEO

Mobil Gen2 Formula E Jakarta_cred FIA Formula E

Update Formula E: Gubernur Anies Paparkan Skema Kolaborasi IMI – Jakpro – FEO

  • Ahmad Sahroni Menjadi Ketua Pelaksana Formula E. Bambang Soesatyo Ketua Pengarah.

Jakarta, 25 November 2021 – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui Jakarta Propertindo (Jakpro) menunjuk Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana event balap mobil listrik internasional Formula E atau Jakarta E-Prix. Sahroni juga akan dibantu oleh Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo yang menjadi Ketua Panitia Pengarah dalam event tersebut.

Keputusan tersebut diungkapkan Gubernur Anies setelah pertemuan antara Co-founder Formula E, Alberto Longo, Direktur Utama PT Jakpro Widi Amanasto, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo dan Sekjen IMI Ahmad Sahroni di sebuah rumah makan di daerah Menteng, Rabu(24/11), tepatnya sebelum IMI, Jakpro dan Formula E Operation (FEO) menyelenggarakan konferensi pers terkait Formula E.

Balap mobil listrik Formula E akan diselenggarakan pada 4 Juni 2022. Dalam pertemuan tersebut mereka membahas perkembangan event yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta melalui Jakpro ini. Gubernur Anies menyampaikan bahwa persiapan untuk event internasional tersebut berjalan dengan baik.

“Kami ingin menyampaikan bahwa Alhamdulillah persiapan pelaksanaan Formula E pada tgl 4 Juni 2022 insya Allah berjalan dengan baik, Barusan kita bersama kita disini Alberto Longo pimpinan Formula E, Pak Bambang Soesatyo ketua IMI, Bapak Sahroni Sekjen IMI dan Pak Widi Dirut Jakpro,” ungkap Gubernur Anies.

Gubernur Anies juga mengungkapkan bahwa kegiatan Formula E pada tahun depan mengadopsi skema kolaborasi, artinya Jakpro tidak sendiri dalam mengorganisir event tersebut melainkan berkolaborasi dengan IMI.

“Jadi kegiatan Formula E nanti akan diselenggarakan sebagai sebuah kolaborasi akan ada Steering Committee yg dipimpin langsung Pak Bambang Soesatyo Ketua IMI, lalu Organizing Committee yang dipimpin Pak Sahroni, dan operasional pelaksanaan akan dikerjakan Jakpro,” papar Gubernur.

Dengan skema kolaborasi tersebut Gubernur Anies berharap bahwa event Formula E akan berjalan sukses dan lancar terlebih IMI telah berpengalaman dalam menyelenggarakan event balapan baik itu roda dua, empat maupun yang lainnya.

“Jadi ini adalah sebuah kegiatan kita semua bersama-sama melakukan kolaborasi dan dibawah arahan yang disiapkan pak Bambang dan seluruh jajaran IMI lalu kerjasama dengan Formula E Operation (FEO), Kami percaya dengan penyelenggaraan sebagai sebuah kolaborasi insya Allah berjalan dengan baik,” terang Gubernur Anies

“Kita berharap ini akan jadi event yang kita bisa kirimkan pesan kepada dunia bahwa Indonesia bangkit dan siap menjadi bagian dari dunia global dan kita setara dengan negara lainnya,” lanjutnya

Optimisme Gubernur Anies juga disambut baik Co-founder Formula E, Alberto Longo. Bahkan Alberto berkeinginan menjadikan event Formula E di Jakarta sebagai event balap mobil listrik paling sukses dalam sejarah.

“Saya sangat senang dengan pengumuman yang dibuat oleh pak Gubernur serta adanya Pembentukan komite dan juga Jakpro, saya akan memastikan bahwa acara Formula E akan menjadi salah satu acara paling sukses dalam sejarah,” kata Alberto.

Sementara itu, Ketua IMI Bambang Soesatyo memaparkan bahwa event Formula E merupakan event besar kedua yang ditangani IMI, sebelumnya IMI juga menangani event WBSK atau Superbike di Mandalika belum lama ini. Bambang berharap dengan adanya event Formula E tahun depan juga akan memantik perekonomian nasional.

“Kita baru saja menyelesaikan tahap pertama event internasional WBSK di Mandalika yang berlangsung sukses dan dilihat 1,5 miliar mata dunia melalui siaran acara tersebut dan tahun depan kita akan hadapi dua event besar juga. Pertama Formula E dan MotoGP yang dua-duanya menyedot perhatian dunia ini artinya Indonesia sangat siap recovery dengan dua kegiatan besar internasional yang kita lakukan, mampu mengundang banyak turis dan mendorong percepatan recovery ekonomi kita,” tandasnya.

Terkait lokasi sirkuit dan penyelenggaraan Formula E nantinya akan ditentukan bersama antara FEO, IMI dan Jakpro, selanjutnya hasil dari penentuan lokasi tersebut akan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo.(*)